POSBUMI.NET, KOTA TANGERANG|- Sebuah video berdurasi 21 detik yang memperlihatkan sosok diduga Wali Kota Tangerang, Sachrudin, tengah membagikan uang saat momen Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah viral di media sosial.
Video tersebut disebut-sebut direkam di kediaman pribadinya yang berada di kawasan Poris Residence, Cipondoh, Kota Tangerang.
Dalam rekaman yang beredar luas, terlihat aktivitas pembagian uang kepada sejumlah orang di lingkungan rumah berlantai dua tersebut.
Viralnya video ini pun memicu beragam reaksi dari masyarakat. Sejumlah komentar warga ramai bermunculan, terutama di media sosial.
Menjumpai salah satu aktifis, selaku ketua LSM pemerhati Lingkungan sahabat kukuh oleh awak media disela ramainya video yang sedang viral ini.
“Memang ada sebagian warga mempertanyakan kepatutan tindakan tersebut ketika melihat video itu, terlebih dilakukan oleh seorang kepala daerah di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang ga semuanya baik baik saja dan yang sudah terbilang kecukupan saja miris melihatnya.ujar kukuh
“Masih banyak warga yang kesulitan, dan tidak semua warga dapat memenuhi secara layak kebutuhan pokoknya karena harga kebutuhan pokok masih relatif mahal. Memberi ke keluarga itu baik dan wajar, tapi kalau sampai dipublikasikan ke media seperti itu jadi kurang pantas,” lanjut kukuh
Komentar lain juga menyinggung soal empati terhadap warga terdampak bencana. “Warga yang kebanjiran kemarin juga masih menjerit loh, apalagi yang diluar daerah yang terdampak bencana Alam baru baru ini, mereka sangat membutuhkan perhatian khusus oleh Pemkot dan Pemerintah Pusat, mereka belum bisa merayakan Lebaran dengan layak. Ini malah terkesan pamer ,”imbuh kukuh.
” Budaya nyawer pada hari raya lebaran memang bukan hal yang tabu bahkan terbilang baik bagi mereka yang ingin berbagi rezeki , namun video yang beredar ke tengah masyarakat akan menjadi dampak kecemburuan sosial yang meluas apalagi hal ini dilakukan di kediaman Kepala Daerah, walau kegiatan tersebut dianggap lumrah hanya berfokus pada lingkungan keluarga dekat.” tambah kukuh
“Akar rumput seperti dilupakan, padahal banyak yang butuh perhatian,” tulis komentar masyarakat lainnya.
Namun, ada juga warga yang menilai bahwa kegiatan berbagi kepada keluarga saat Lebaran merupakan hal yang lumrah, meskipun tetap menyoroti aspek kepantasan jika dilakukan oleh pejabat publik.
“Hingga berita ini diturunkan,awak media posbumi mendatangi kediaman Sachrudin untuk konfirmasi dan belum ada tanggapan. (Red)








