POSBUMI.NET, SERANG|- Hari kedua dugaan terkait kepemilikan tanah kyai sarkim, masih saja ada aktifitas ilegal yang dilakukan oleh pihak menejemen modern cikande pada Kamis (11 /06 / 2026 ) Sama dengan rabu kemarin modern cikande masih menurunkan 3 Alat berat dan beberapa mobil truk pengangkut tanah sedang beroperasi ditanah yang masih sangketa.serta penambahan personil keamanan yang lebih banyak.oleh pihak modern Cikande sehingga terjadilah bentrok antara kedua belah pihak yaitu pemilik tanah.
Turut hadir hari ini pembina Cikoja kang Saeful Rochman yang juga sekaligus Tokoh NU kab serang, memberikan suport kepada ustad Sarkim yg notabene sebagi Ketua Banom Nu
“Saeful Rochman, turut prihatin atas terjadinya hal ini semoga ada solusi terbaik untuk tokoh kita Abah kiyai Sarkim Jangan sampe ada pihak masyarakat yang di rugikan akibat kegiatan yang di lakukan oleh pihak tertentu tanpa landasan hasil
musyawarah,” ujarnya.Kita yang tergabung didalam pormasi Cikoja sedang membantu memperjuangkan Hak warga negara ” pungkasnya.
“Menurut pemilik tanah kyai Sarkim. Bahwa dirinya sudah melakukan kesepakatan dengan menejemen modern Cikande ,yang disaksikan oleh lurah Nambo udik , kasospol,chip dari pihak menejemen modern.bahkan sempat diukur lokasi 08 diarea tersebut.dan sisanya akan di bayarkan oleh pihak Modern Cikande.
” Kyai Sarkim Didampingi pormasi Cikoja juga mempertegas apakah ada pengaruhnya apa bila tanah saya belum dibayar? Jawaban yang di berikan pihak menejemen modern tidak akan ada pengaruhnyanya dalam artian tidak ada kegiatan sebelum ada pembayar kepada pemilik tanah.ungkap pihak modern tetapi kenyataan yang diterima sangat berbeda.
Setelah pemilik tanah menuggu pembayaran yang akhirnya tak kunjung diterima pihak menejemen Modern Cikande, sudah menggusur tanah pemilik kyai Sarkim. Sampai melangkah lebih jauh melakukan aktifitas Cut and Fiil Secara sepihak.bahakan aktifitas ini tidak ada konfirmasi kepada pemilik tanah .
Menurut pemilik tanah ” ini seperti main colong- colongan, saat ada pemilik mereka menghentikan kegiatan tetapi saat pemilik tidak ada mereka kembali beraktifitas”.
“Masih dengan kyai Sarkim, bahwa luas tanahnya 2600 m2, dengan no girik 1144.atas nama Samu bin salman.itu kepemilikan tanah kyai Sarkim. Bahkan pemilik sering berkomunikasi dengan pihak modern.bahkan sudah ada kesepakatan.tetapi pihak menejemen modern Cikande. tidak komitmen dengan hasil musyawarah tersebut.bahkan tanah kyai Sarkim sudah hampir rata si keruk oleh pihak menejemen modern Cikande.
Sedangkan data yang dimiliki modern dengan kepemilikan kyai Sarkim sangat” jelas berbeda. Sampai saat ini belum ada titik terang tentang Maslah ini.harapan pemilik tanah agar menghargai apa yang sudah menjadi kesepakatan.dan beliau juga berharap agar permasalahan ini tidak berlarut-larut ungkapnya”.
Sampai berita ini diturunkan menejemen Bentrokan kembali terjadi Akibat Sangketa Lahan Yang Belum Dibayarkan Menjemen Modern Cikande belum bisa dikonfirmasi. ( All )








