Beban Pajak Ganda Dinilai Cekik Rakyat, Aktivis Soroti Dampaknya bagi Masyarakat Kecil

POSBUMI.NET, KUPANG|– Aktivis pemuda mahasiswa dan penggiat sosial, Sandiang Kaya Ndapa Namung, menyoroti persoalan beban pajak ganda yang dinilai semakin menekan kehidupan masyarakat kecil. Ia menilai kebijakan perpajakan yang belum terkelola secara optimal berpotensi menciptakan ketidakadilan ekonomi, khususnya bagi kelompok berpenghasilan rendah.

Menurut Sandiang, praktik pajak ganda terjadi ketika masyarakat harus membayar lebih dari satu jenis pajak untuk objek yang sama atau dalam aktivitas ekonomi yang saling berkaitan. Kondisi ini kerap tidak disadari, namun dampaknya nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Read More

“Beban pajak yang berlapis ini secara tidak langsung mencekik masyarakat kecil. Di tengah kenaikan kebutuhan pokok, mereka masih harus menghadapi berbagai pungutan yang tidak selalu transparan,” ujar Sandiang, Minggu (22/3/2026).

Ia menjelaskan, kelompok seperti pedagang kecil, nelayan, dan pekerja sektor informal menjadi pihak yang paling rentan terdampak. Selain menghadapi pendapatan yang tidak stabil, mereka juga harus menanggung biaya tambahan akibat kebijakan fiskal yang belum terintegrasi dengan baik.

Lebih lanjut, Sandiang menilai pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perpajakan agar tidak menimbulkan beban berlebih bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya prinsip keadilan dalam distribusi pajak.

“Pemerintah harus memastikan sistem pajak bersifat adil dan proporsional. Jangan sampai masyarakat kecil yang paling merasakan tekanan, sementara pihak dengan kemampuan ekonomi besar justru memiliki celah untuk menghindari beban yang sama,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mendorong peningkatan transparansi dan sosialisasi kebijakan perpajakan kepada masyarakat. Menurutnya, minimnya pemahaman publik kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menarik pungutan di luar ketentuan.

Sandiang berharap pemerintah pusat dan daerah segera mengambil langkah konkret untuk menyederhanakan sistem perpajakan serta memperkuat pengawasan terhadap praktik pungutan yang merugikan masyarakat.

“Jika tidak segera dibenahi, beban pajak ganda ini akan memperlebar kesenjangan sosial dan melemahkan daya beli masyarakat kecil,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *