Hilangnya Saluran Air Irigasi Pertanian di Dua Desa Jadi Sorotan Tajam Sejumlah Kalangan Aktivis

POSBUMI.NET,KAB. TANGERANG|- Banyaknya bangunan tak berijin di sepang kali irigasi Pertanian seperti warung atau ruko yang berdiri di bahu jalan hingga menutup irigasi saluran air wilayah Kecamatan Mekar Baru dan Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang, Diduga kuat Kepala Desa melakukan pembiaran terkesan menutup mata,(27/09/2025).

Hal ini mendapat sorotan tajam dari kalangan Akrivis, salah satunya Dedi Iryanto Sekjen Lembaga Lik KPK Banten ia mengatakan,”hilangnya saluran air irigasi pertanian itu termasuk tindak kejahatan, terkait pengurugan saluran air irigasi pertanian ini sudah melanggar aturan dan merugikan semua petani, apalagi sekarang pemerintah pusat punya program ketahan pangan dan itu sipatnya nasional, bangunan yang sebesar diatas kali irigasi harus ditertibkan atau dibersikan,

Read More

“masih Dedi, terlihat dengan jelas Desa Tamiang kali diurug dibuat bangunan dan yang lebih parah Desa Gandaria irigasi pertanian dengan lebar 2 meter panjang ratusan meter hilang digali tanahnya dijual oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,
sementara dari Pejabat setempat diam terkesan melakukan pembiaran,

” irigasi persawahan bukan saja aset Negara yang berpungsi mengalirkan udara tetapi juga memiliki peran sosial dan ekonomi bagi masarakat, pengurugan irigasi juga berdampak serius terhadap pasokan air sawah,
oleh karena itu pemerintah harus turun tangan dan mengembalikan saluran irigari pertanian yang ada di Desa Tamiang sampai Desa Gandaria seperti semula,tuturnya.

“berharap kepada Bupati Tangerang Dinas KLH, SDA dan Satpol PP Kabupaten segera menerima turun tangan meninjau dan memberikan sangsi tegas terhadap oknum pelaku yang sudah melakukan pengrusakan lahan irigasi pertanian yang hingga saat ini masih terus dilakukan,” tegas Dedi.(Herlan)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *